• (031) 5953195
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Pengujian Hidrodinamika Kapal Mini LNG 2021

Kapal Mini LNG 1

April 2021

Sebagai lanjutan dari Program Pengkajian dan Penerapan Teknologi (PPT) di BTH, dimana salah satunya adalah Inovasi Pengembangan Teknologi Maritim (IPTM) tahun 2021, adalah untuk melakukan pengujian hidrodinamika model kapal atau model wahana laut. Untuk pengujian yang pertama dari program IPTM 2021 adalah pengujian Kapal Mini LNG yang mana pada tahun 2020 telah dilakukan pengujian tahanan model kapal (Resistance Test) dan di tahun 2021 ini dilanjutkan dengan pengujian olah gerak model kapal (Seakeeping Test) yang dilakukan pada Fasilitas MOB BTH. Kapal Mini LNG (Mini LNG Carrier) adalah kapal yang dapat digunakan untuk mengirimkan LNG dari Fasilitas Kilang LNG ke daerah-daerah yang memiliki sarat air (draught) yang rendah dan hanya memiliki pelabuhan-pelabuhan yang kecil, sehingga akan menyulitkan apabila menggunakan Kapal LNG berukuran besar (LNG Carrier).

Model kapal LHI-0264 dibuat dari material kayu untuk bagian frame dan material multiplek untuk bagian kulit sehingga membentuk bagian lambung dari kapal. Setelah bagian lambung terbentuk dan sesuai dengan gambar kerja, maka dilakukan proses laminasi dengan material fiberglass, agar pada saat digunakan pengujian, air tidak masuk kedalam model kapal. Pembuatan model Kapal Mini LNG dilakukan di fasilitas SMWS selama lebih kurang 1 bulan. Mulai dari penggambaran gambar kerja di bagian drawing sampai dengan finishing pengecetan di SMWS. Untuk proses pengecekan dimensi gambar dan dimensi model (proses QA/QC) dilakukan secara paralel dengan pembuatan gambar dan pembuatan model. Untuk proses QA/QC dilakukan oleh Tim QA/QC Internal BTH. Beberapa foto menunjukkan proses pembuatan model kapal mulai dari pembuatan bentuk lambung hingga pembuatan bangunan atas untuk model Kapal Mini LNG.

Kapal Mini LNG 2

Kapal Mini LNG 3

 

Kapal Mini LNG 4

Kapal Mini LNG 5

 

Sebelum dilakukan pengujian seakeeping, sesuai dengan SOP pengujian seakeeping semua peralatan yang akan digunakan untuk melakukan pengujian seakeeping (motor penggerak, sensor motion tracker, dll) dimasukkan kedalam model kapal untuk ditimbang agar diketahui berapa kebutuhan tambahan ballast agar model kapal memiliki displacement yang sama dengan displacement kapal sebenarnya (full scale). Setelah berat model kapal (displacement) sesuai dengan displacement kapal sebenarnya yang di-skala-kan, maka proses pencarian jari-jari girasi di meja ayun dapat dilakukan. Jari-jari model kapal dicari untuk mendapatkan nilai koefisien-koefisien yang diperlukan untuk meng-analisa olah gerak model kapal nilai momen xyz dan inersia xyz. Nilai-nilai tersebut didapatkan dari percobaan di meja ayun.

Setelah proses penentuan jari-jari girasi pada meja ayun selesai, maka proses pengujian untuk olah gerak model kapal (Seakeeping Test) dapat dilaksanakan. Untuk pengujian olah gerak model kapal (Seakeeeping Test) dilakukan pada 2 kondisi arah gelombang yaitu arah 180 derajat (head sea) dan arah 135 derajat dengan tipe gelombang (spectrum gelombang) setinggi Sea State 3-4. Beberapa foto menunjukkan pengujian Seakeeping yang dilakukan di fasilitas Manauvering and Ocean Basin.

Kapal Mini LNG 1

Kapal Mini LNG 6

 

Kapal Mini LNG 7

Kapal Mini LNG 8

 

Untuk pengujian manuver model kapal (Manauvering Test) yang pertama dilakukan adalah pengujian radius putar rudder (Turning Circle Test), dimana pada pengujian ini model kapal berjalan kearah tengah kolam dan pada saat sensor motion tracker dapat terbaca pada komputer, maka remote control di-set kearah automatic dengan posisi rudder berbelok 30 derajat, sehingga kapal berbelok dan memutar membentuk lingkaran sebanyak 3 putaran. Pengujian ini dilakukan untuk kondisi rudder berbelok ke kanan dan berbelok kekiri untuk mendapatkan karakteristik manuver putar kapal pada arah kanan dan kiri rudder. Pengujian berikutnya adalah pengujian manuver model kapal (Manauvering Test) yang kedua adalah pengujian zig-zag (Zig-Zag Test), untuk prosesnya sama dengan pengujian radius putar dimana pada pengujian ini model berjalan kearah tengah kolam dan pada saat sensor motion tracker dapat terbaca pada komputer, maka remote control di-set kearah automatic dengan posisi rudder berbelok 30 derajat, sehingga kapal berbelok atau berubah sudut heading-nya, setelah kapal mencapai sudut heading 10 derajat, maka secara otomatis rudder akan berubah posisi kearah berlawanan dari arah belok pertama sebesar 30 derajat. Sehingga kapal akan berubah lagi sudut heading-nya kearah berlawanan dan bila telah mencapai sudut 10 derajat lagi, maka rudder akan kembali berubah posisi berlawanan arah sebesar 30 derajat. Gerakan ini dilakukan hingga 3 kali perubahan sudut heading kapal. Dari hasil pengujian manuver (turning dan zig-zag) didapatkan variabel antara lain tactical diameter, turning radius, sudut overshoot pertama dan sudut overshoot kedua kapal yang nantinya akan bermanfaat untuk informasi kepada nahkoda kapal perihal karakteristik manuver kapal. Beberapa foto menunjukkan pengujian Manuvering yang dilakukan di fasilitas Manauvering and Ocean Basin.

Kapal Mini LNG 9

Kapal Mini LNG 10

 

Kapal Mini LNG 11

Kapal Mini LNG 12

 


Statistik Pengunjung

Today49
Yesterday123
This week49
This month3090
Total193707

Kontak Kami

Balai Teknologi Hidrodinamika

Jl. Hidrodinamika BPPT, Kompleks ITS , Sukolilo

Surabaya 60112, Indonesia

Phone: (+6231) 5947849

WhatsApp: (+6281230842055)

Fax: (+6231) 5948066

Email: sekr-bth@bppt.go.id

© 2021 Designed by Pusat Manajemen Informasi - BPPT