• (031) 5953195
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Pengujian Hidrodinamika Kapal Bantu Cair Minyak

BCM 5

Desember 2020

Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlatamal) IV  Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto, S.E., M.Han., hadiri acara peletakan lunas/keel laying pembangunan kapal di galangan kapal PT. Batamec Tanjung Uncang Batam Kepri, Rabu pagi (18/11/2020). Pembangunan satu unit kapal type Kapal Bantu Cair Minyak (BCM) ini, dikerjakan oleh putra-putra terbaik bangsa, hal tersebut ditandai  peletakkan lunas/keel laying, pernyataan resmi pembangunan Kapal BCM dengan menekan tombol sirena oleh Asintel Kasal. Dalam sambutannya Asintel Kasal mengatakan “PembangunanKapal BCM saat ini merupakan tindak lanjut pengadaan Alutsista dalam upaya meningkatkan kekuatan dan kemampuan TNI Angkatan Laut  yang mengacu kepada Minimum Essential Force yang telah ditetapkan”, sebutnya. Lebih jauh dikatakan “Sebagai salah satu galangan dalam negeri, PT.Batamec diharapkan mampu meningkatkan mutu serta kemampuan dalam membangun kapal perang produksi dalam negeri yang berteknologi tinggi, sehingga PT.Batamec dapat menjadi referensi bagi TNI Angkatan Laut untuk tetap menjalin kerja sama dimasa mendatang”, pungkasnya. (sumber: TNI AL). Untuk melengkapi proses pembangunan kapal baru di Indonesia, maka PT. Batamec Shipyard melakukan pengujian hidrodinamika Kapal Bantu Cair Minyak di Balai Teknologi Hidrodinamika (BTH). Berdasarkan kontrak No.7/BPPT/BTH/HK.03.02/06/2020 antara Balai Teknologi Hidrodinamika dengan PT. Batamec Shipyard, maka BTH mendapatkan order Layanan Jasa meliputi: pembuatan model kapal bantu cair minyak, pembuatan model propeller kapal bantu cair minyak, pengujian tahanan model kapal (Resistance Test) dan pengujian propulsi model kapal (Propulsion Test) yang dilakukan di fasilitas Towing Tank (TT).

Model kapal LHI-0256 dibuat dari material kayu untuk bagian frame dan material multiplek untuk bagian kulit sehingga membentuk bagian lambung dari kapal. Setelah bagian lambung terbentuk dan sesuai dengan gambar kerja, maka dilakukan proses laminasi dengan material fiberglass, agar pada saat digunakan pengujian, air tidak masuk kedalam model kapal. Pembuatan model Kapal Bantu Cair Minyak dilakukan di fasilitas SMWS selama lebih kurang 1 bulan. Mulai dari penggambaran gambar kerja di bagian drawing sampai dengan finishing pengecetan di SMWS. Untuk proses pengecekan dimensi gambar dan dimensi model (proses QA/QC) dilakukan secara paralel dengan pembuatan gambar dan pembuatan model. Untuk proses QA/QC dilakukan oleh Tim QA/QC Internal BTH. Beberapa foto menunjukkan proses pembuatan model kapal mulai dari pembuatan bentuk lambung hingga finishing akhir pengecatan model Kapal Bantu Cair Minyak.

BCM 1

BCM 2

 

BCM 3

BCM 4

 

Sebelum dilakukan pengujian di Towing Tank untuk Resistance Test dilakukan leveling draft agar model kapal tidak mengalamai trim depan maupun trim belakang dengan penyesuaian peletakan ballast. Kapal Bantu Cair Minyak diuji dengan 1 variasi level draft. Pada pengujian Resistance Test, bangunan atas (Superstructure) tidak dipasang pada model kapal, tetapi displacement model uji harus sama dengan displacement kapal asli yang di-skala-kan. Untuk pengujian Propulsion test dilakukan pada kondisi sarat yang sama dengan pengujian resistence, dimana sarat yang diukur adalah sarat penuh (full load). Beberapa foto menunjukkan pengujian Resistance dan Propulsion yang dilakukan di fasilitas Towing Tank.

BCM 5

BCM 6

 

BCM 7

BCM 8

 


Statistik Pengunjung

Today50
Yesterday123
This week50
This month3091
Total193708

Kontak Kami

Balai Teknologi Hidrodinamika

Jl. Hidrodinamika BPPT, Kompleks ITS , Sukolilo

Surabaya 60112, Indonesia

Phone: (+6231) 5947849

WhatsApp: (+6281230842055)

Fax: (+6231) 5948066

Email: sekr-bth@bppt.go.id

© 2021 Designed by Pusat Manajemen Informasi - BPPT